SKRIPSI
PENELITI:
ANNISA META CEMPAKA WANGI (Program Studi: Akuntasi,
Universitas Diponegoro)
JUDUL
PENELITIAN:
ANALISIS
MANAJEMEN LABA DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PENGAKUISISI SEBELUM DAN SESUDAH
MERGER DAN AKUISISI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008 – 2009.
ABSTRAK:

Metode
Penelitian:
Metode yang digunakan adalah Uji independent sample t-test yang digunakan untuk menguji
hipotesis 1, yakni untuk mengetahui apakah pihak manajemen melakukan tindakan
manajemen laba dengan cara menaikkan atau menurunkan nilai akrual perusahaan
pada periode sebelum pelaksanaan merger dan akuisisi. Uji paired
sample test digunakan untuk menguji hipotesis 2, yakni untuk membuktikan
apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan jika dilihat dari segi rasio
aktivitas yang di ukur dengan total asset turnover dan rasio
profitabilitas yang di ukur dengan net provit margin dan return on
asset pada periode sebelum dan setelah pelaksanaan merger dan
akuisisi.
Manfaat Penelitian:
1.
Perusahaan
Hasil
penelitian ini digunakan sebagai informasi dan kajian tentang pengaruh ekonomis
atas keputusan merger dan akuisisi.
2.
Investor
Hasil
dari penelitian ini digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi
dengan melihat dampak merger dan akuisisi terhadap manajemen laba dan
kinerja keuangan.
Hasil Penelitian:
Hasil sampel
menunjukkan bahwa tidak ada indikasi manajemen laba sebelum merger dan
akuisisi yang dilakukan dengan income increasing accruals. Selanjutnya
kinerja keuangan perusahaan yang diukur dengan rasio total asset turnover
mengalami kenaikan sesudah merger dan akuisisi, sedangkan net
profit margin dan return on asset mengalami penurunan sesudah
merger dan akuisisi.
TESIS
PENELITI:
DONNY ARLANDA
ANDROMEDA (Program Studi: S2 Manajemen, Universitas Diponegoro)
JUDUL PENELITIAN:
ANALISIS
PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ
YANG DIAUDIT OLEH KANTOR AKUNTAN PUBLIK BERSKALA BESAR DAN KANTOR AKUNTAN
PUBLIK BERSKALA KECIL.
ABSTRAK:

METODE PENELITIAN:
Sampel
penelitian ini sebanyak 59 perusahaan manufaktur yang go publik di Bursa Efek
Jakarta, dengan metode pooling data (tahun 2004 - 2006), sehingga jumlah sampel
(n) = 177. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu
pengambilan sampel dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan.
KONTRIBUSI PENELITIAN:
Kontribusi dari
penelitian adalah sebagai berikut :
a.
Untuk
menganalisis pengaruh manajemen laba terhadap return saham pada perusahaan
manufaktur yang go public di Bursa Efek Jakarta yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Berskala Besar dan Kantor Akuntan Publik Berskala Kecil.
b.
Untuk
menganalisis perbedaan antara return pada perusahaan di BEJ yang diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Berskala Besar dan Kantor Akuntan Publik Berskala Kecil.
Hasil Penelitian:
1. Hasil
penelitian bahwa secara parsial (individu) tidak terdapat pengaruh yang
signifikan Manajemen Laba terhadap Return Saham, baik perusahaan yang diaudit
oleh KAP Besar maupun KAP Kecil. Hal ini mengindikasikan bahwa besar kecilnya
manajemen laba yang dilakukan pihak manajemen perusahaan tidak berpengaruh
signifikan pada kenaikan return saham perusahaan.
2. Pada uji Chow
Test diperoleh nilai F hitung sebesar 12,10 lebih besar dibandingkan F tabel
taraf signifikansi 5% sebesar 7,88 sehingga diperoleh hasil ada perbedaan yang
signifikan return saham yang diaudit oleh KAP Besar dan KAP Kecil.
Kecenderungan tindakan manajemen laba (rata-rata nilai diskresioner akrual)
pada perusahaan yang diaudit oleh KAP Besar sebesar 0,0031 sedangkan tindakan
manajemen laba (rata-rata nilai diskresioner akrual) pada perusahaan yang
diaudit oleh KAP Kecil sebesar 0,0049 yang menunjukkan bahwa perusahaan yang
diaudit oleh KAP Besar lebih kecil kecenderungan melakukan manajemen laba
dibandingkan dengan perusahaan yang diaudit oleh KAP Kecil.
DISERTASI
PENELITI:
Alimuddin Rizal Riva’i (Program: S3
Manajemen, Universitas Diponegoro)
JUDUL PENELITIAN:
KEKUATAN MEMAKSA
DALAM PEMASARAN RELASIONAL DAN DAMPAKNYA PADA STRATEGIC MARKETING OUTCOMES (Studi
Empirik pada Industri Pariwisata di Indonesia).
ABSTRAK:

METODE PENELITIAN:
Studi ini
dilakukan pada organisasi bisnis pariwisata di Indonesia. Jumlah responden
adalah 190 orang pimpinan/manajer organisasi. Pengukuran variabel penelitian
dilakukan dengan menggunakan multiple indicator, kemudian dianalisis menggunakan
model persamaan struktural (Structural Equation Modeling) dengan Software AMOS
5.0., dan SPSS.Ver.11.
KONTRIBUSI PENELITIAN:
Studi ini
diarahkan untuk membangun model teoretikal dasar dan empirikal: Upaya meraih
luaran-luaran pemasaran strategis berbasis pada teori pemasaran relasional dan
kekuatan/kekuasaan. Mengkonfirmasi dan menguji: dampak kekuatan memaksa
terhadap kepercayaan, komitmen relasional, kerjasama pemasaran, nilai-nilai
hubungan jangka panjang (loyalitas, keeratan hubungan, dan pesan berantai); dan
dampak nilai-nilai hubungan jangka panjang dengan luaran-luaran pemasaran
strategis (sinergitas kerjasama, keunggulan posisional bersaing dan kinerja
pemasaran).
HASIL PENELITIAN:
Temuan-temuan
studi ini adalah:
(1)Kekuatan
memaksa untuk mematuhi direspon lebih baik daripada tuntutan merubah, namun
secara keseluruhan variabel ini tidak merusak kepercayaan bahkan berdampak
positif terhadap komitmen relasional, intensitas kerjasama, serta tidak merusak
nilai hubungan
jangka panjang
(2) Kerjasama
yang intens akan berdampak positif terhadap loyalitas, keeratan hubungan dan
pesan berantai positif, selanjutnya variabel variabel ini akan menciptakan
sinergitas kerjasama (3) Kinerja pemasaran yang tinggi diperoleh dari keunggulan
posisional bersaing dan sinergitas kerjasama, yang dilandasi oleh nilai-nilai
hubungan jangka panjang. (4) Untuk mengatasi kontroversi (research gap) dalam
studi ini dapat diselesaikan dengan memposisikan kekuatan/kekuasaan dan
kepercayaan sebagai basis relasional yang merupakan anteseden dari komitmen
relasional dan intensitas kerjasama. Selanjutnya, nilai-nilai hubungan jangka
panjang merupakan modal sosial untuk memperoleh luaran-luaran pemasaran
strategik. Sinergitas kerjasama diposisikan sebagai variabel mediasi antara
hasil-hasil keperilakuan dalam pemasaran relasional dengan hasil-hasil
pemasaran strategik. Jadi, orisinilitas temuan dalam studi ini adalah jalinan
hubungan pemasaran antar organisasi akan mencapai kinerja pemasaran yang lebih
tinggi bila berbasis pada teori pemasaran relasional
dan
kekuatan/kekuasaan.
PERBEDAAN
SKRIPSI, TESIS DAN DISERTASI
Skripsi dijadikan syarat kelulusan di program S-1 dengan maksud
memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menunjukkan bahwa dia dapat
menerapkan langkah-langkah pendekatan ilmiah untuk memperoleh pengetahuan dan
melaporkannya secara tertulis. Biasanya, dalam skripsi tidak dituntut
adanya sintesis baru atau penemuan baru.Thesis dijadikan syarat kelulusan di
program S-2 dengan maksud memberikan kesempatan kepda mahasiswa untuk
menunjukkan bahwa dia dapat mebuat suatu sintesis baru atau penerapan
pengetahuan yang sudah ada, dan melaporkannya secara tertulis.Disertasi
dijadikan syarat kelulusan di program S-3 dengan maksud memberikan kesempatan
kepda mahasiswa untuk menunjukkana bahwa dia memahami (mengikuti) perkembangan
mutakhir pengetahuan ilmiah di bidang ilmunya dan memberikan sumbangan
pada perkembangan ilmu itu melalui penemuan baru yang orisinal yang
dilaporkannya secara tertulis.
Pada dasarnya skripsi mahasiswa S1 merupakan ajang latihan bagi mahasiswa
untuk melakukan penelitian secara obyektif. Oleh karena baru pertama sekali
meneliti maka mahasiswa S1 ini sangat membutuhkan bimbingan dosen agar tidak
melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan mereka harus mengulang. Tesis S2
merupakan ajang peningkatan kemampuan mahasiswa dalam meneliti dan diharapkan
mahasiswa sudah mampu meneliti dengan bimbingan yang minimal dari dosen.
Desertasi S3 merupakan pembuktian kemampuan mahasiswa S3 dalam meneliti secara
mandiri.
Secara sederhana, skripsi itu menjawab apa, tesis menjawab apa dan mengapa,
Dan disertasi itu menjawab apa, mengapa dan bagaimana. Contoh tentang
penelitian daun katuk dalam menurunkan kolesterol telur. Skripsi hanya menjawab
pertanyaan apakah daun katuk menurunkan kolesterol telur? Tesis itu menjawab
dua pertanyaan, yaitu a) apakah daun katuk menurunkan kolesterol telur dan; b)
mengapa daun katuk menurunkan kolesterol. Disertasi menjawab 3 pertanyaan,
yaitu: a) apakah daun katuk menurunkan kolesterol telur?; b) mengapa daun katuk
menurunkan kolesterol telur? Dan; c) bagaimana cara (mekanisme) daun katuk
menurunkan kolesterol telur?
Seringkali dosen pembimbing lupa akan hal tersebut, sehingga sering meminta
mahasiswa meneliti lebih dari seharusnya. Apa alasannya? Pertama, mungkin
dikarenakan ketidaktahuannya dan pengalamannya sebagai mahasiswa dulu juga
seperti itu. Sebagai contoh, dosen pembimbing meminta mahasiswa S1 untuk
menjawab selain apa juga mengapa. Kedua, dosen pembimbing sudah tahu hal ini
tetapi dikarenakan ia menginginkan data penelitian lebih, maka ia memaksakannya
pada mahasiswa bimbingannya. Mungkin sang dosen bermaksud data tersebut akan
dipublikasikan dimana ia sebagai penulis utamanya. Mungkin juga dosen mempunyai
alasan yang lain.
Apapun alasannya, sesungguhnya dosen tidak dibenarkan untuk memaksa
mahasiswa di luar ketentuan atau kesepakatan yang berlaku. Jika menginginkan
data yang lebih akurat dan lebih banyak untuk menjawab permasalahan yang ada,
maka sebaiknya dosen membuat proposal penelitian sendiri dan mengajukannya ke
Dikti atau ke penyandang dana lainnya. Ia harus berkompetisi untuk memperoleh
dana penelitian.
Tabel 1. Perbedaan Umum antara Skripsi, Tesis dan Disertasi
|
No
|
Aspek
|
Skripsi
|
Tesis
|
Disertasi
|
|
1
|
Jenjang
|
S1
|
S2
|
S3 (tertinggi)
|
|
2
|
Permasalahan
|
Dapat diangkat dari pengalaman empirik, tidak mendalam
|
Diangkat dari pengalaman empirik, dan teoritik, bersifat mendalam
|
Diangkat dari kajian teoritik yang didukung fakta empirik, bersifat
sangat mendalam
|
|
3
|
Kemandirian penulis
|
60% peran penulis, 40% pembimbing
|
80% peran penulis, 20% pembimbing
|
90% peran penulis, 10% pembimbing
|
|
4
|
Bobot Ilmiah
|
Rendah – sedang
|
Sedang – tinggi. Pendalaman / pengembangan terhadap teori dan
penelitian yang ada
|
Tinggi, Tertinggi dibidang akademik. Diwajibkan mencari
terobosan dan teori baru dalam bidang ilmu pengetahuan
|
|
5
|
Pemaparan
|
Dominan deskriptif
|
Deskriptif dan Analitis
|
Dominan analitis
|
|
6
|
Model Analisis
|
Rendah – sedang
|
Sedang – tinggi
|
Tinggi
|
|
7
|
Jumlah rumusan masalah
|
Sekitar 1-2
|
Minimal 3
|
Lebih dari 3
|
|
8
|
Metode / Uji statistik
|
Biasanya memakai uji Kualitatif / Uji deskriptif, Uji statistik
parametrik (uji 1 pihak, 2 pihak), atau Statistik non parametrik (test
binomial, Chi kuadrat, run test), uji hipotesis komparatif, uji hipotesis
asosiatif, Korelasi, Regresi, Uji beda, Uji Chi Square, dll
|
Biasanya memakai uji Kualitatif lanjut / regresi ganda,
atau korelasi ganda, mulitivariate, multivariate lanjutan (regresi dummy,
data panel, persamaan simultan, regresi logistic, Log linier analisis,
ekonometrika static & dinamik, time series ekonometrik) Path analysis,
SEM
|
Sama dengan tesis dengan metode lebih kompleks, berbobot yang bertujuan
mencari terobosan dan teori baru dalam bidang ilmu pengetahuan
|
|
9
|
Jenjang Pembimbing/ Penguji
|
Minimal Magister
|
Minimal Doktor dan Magister yang berpengalaman
|
Minimal Profesor dan Doktor yang berpengalaman
|
|
10
|
Orisinalitas penelitian
|
Bisa replika penelitian orang lain, tempat kasus berbeda
|
Mengutamakan orisinalitas
|
Harus orisinil
|
|
11
|
Penemuan hal-hal yang baru
|
Tidak harus
|
Diutamakan
|
Diharuskan
|
|
12
|
Publikasi hasil penelitian
|
Kampus Internal dan disarankan nasional
|
Minimal Nasional
|
Nasional dan Internasional
|
|
13
|
Jumlah rujukan / daftar pustaka
|
Minimal 20
|
Minimal 40
|
Minimal 60
|
|
14
|
Metode / Program statistik yang biasa digunakan
|
Kualitatif / Manual, Excel, SPSS dll
|
Kualitatif lanjut / SPSS, Eview, Lisrel, Amos dll
|
Kualitatif lanjut / SPSS, Eview, Lisrel, Amos dll
|
Sumber:
Sumber : Agung Wahyudi Biantoro, Metode Penelitian Ekonomi
Islam, 2009