Kamis, 31 Maret 2016

Analisis Berita Online










  1.      Pada berita yang berjudul “Antam Raih Penjualan Bersih Rp 10,55 Triliun” mengandung paragraf deduktif, karena pada paragraf  1 menjelaskan dari umum ke khusus bahwa “TEMPO.CO, Jakarta – Perusahaan tambang milik Pemerintah, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, mencatatkan peningkatan penjualan bersih sebelum diaudit sebesar Rp 10,55 Triliun di 2015.

  2.      Wujud Evidensi
Data :
§  Penjualan tersebut naik 12 persen dibandingkan pencapaian pada 2014 lalu.
§  Komoditas tersebut menyumbang pendapatan Rp 7,31 Triliun.
§  69 persen dari total penjualan bersih.
§  Meski industri pertambangan global mengalami volatilitas, komoditas ini menyumbang Rp 2,74 triliun atau 26 persen dari total penjualan bersih.
§  Antam mencatatkan volume produksi sebesar 4.372 Tni dibandingkan periode yang sama tahun lalu 5.141 Tni.
§  Volume penjualan dikuartal empat tercatat sebesar 5.255 Tni dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar 6.923 Tni.
§  Antam membukukan penjualan bersih feronikel sebesar Rp 601,29 miliar di kuartal empat 2015.
§  Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada 2014 lalu yang mencatatkan Rp 1,37 triliun.
§  Pendapatan di kuartal akhir 2015,  perusahaan pelat merah memperoleh pendapatan sebelum diaudit mencapai Rp 1,51 triliun.
§  Di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,61 triliun.
Informasi :
§   Direktur Utama Antam Tedy Badjruman mengatakan peningkatan ini karena naiknya penjualan emas.
§   Selain emas, feronikel menjadi penyumbang terbesar kedua pendapatan perseroan.
  3.      Kesimpulan Inferensi / Implikasi
 Pada berita ini mengandung kesimpulan yang Implikasi, karena penulis melibatkan dirinya secara langsung dengan mewawancarai Teddy Badjruman dalam keterbukaan di Bursa Efek Indonesia, Jumat, 29 Januari 2015.
  4.      Menguji data
§  Cara menguji data : 
    a. Kesaksian
Pada berita koran yang berjudul “Antam Raih Penjualan Bersih Rp 10,55 Triliun” berdasarkan pendapat dari Direktur Utama Antam Tedy Badjruman dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (29/01) yang terdapat pada paragraf 2 mengatakan peningkatan ini karena naiknya penjualan emas. Komoditas tersebut menyumbang pendapatan Rp 7,31 triliun. “69 persen dari total penjualan
bersih,”ujar Tedy dan paragraf 4 “Volume penjualan di kuartal empat tercatat sebesar 5.255 Tni dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar 6.923 Tni.”kata Tedy.

    b.  Autoritas
§  Direktur Utama PT Antam (paragraf 2)

    c.   Observasi
Cara menguji data, penulis menggunakan teknik wawancara untuk mengumpulkan Informasi, sehingga penulis melakukan wawancara dengan :
§  Direktur Utama PT ANTAM




Sumber : www.TEMPO.CO.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar