1. Pada
berita yang berjudul “Antam Raih Penjualan Bersih Rp 10,55 Triliun” mengandung
paragraf deduktif, karena pada paragraf
1 menjelaskan dari umum ke khusus bahwa “TEMPO.CO, Jakarta – Perusahaan
tambang milik Pemerintah, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, mencatatkan
peningkatan penjualan bersih sebelum diaudit sebesar Rp 10,55 Triliun di 2015.
2. Wujud
Evidensi
Data
:
§ Penjualan
tersebut naik 12 persen dibandingkan pencapaian pada 2014 lalu.
§ Komoditas
tersebut menyumbang pendapatan Rp 7,31 Triliun.
§ 69
persen dari total penjualan bersih.
§ Meski
industri pertambangan global mengalami volatilitas, komoditas ini menyumbang Rp
2,74 triliun atau 26 persen dari total penjualan bersih.
§ Antam
mencatatkan volume produksi sebesar 4.372 Tni dibandingkan periode yang sama
tahun lalu 5.141 Tni.
§ Volume
penjualan dikuartal empat tercatat sebesar 5.255 Tni dibandingkan penjualan di
periode yang sama tahun lalu sebesar 6.923 Tni.
§ Antam
membukukan penjualan bersih feronikel sebesar Rp 601,29 miliar di kuartal empat
2015.
§ Jumlah
tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada 2014 lalu yang mencatatkan Rp
1,37 triliun.
§ Pendapatan
di kuartal akhir 2015, perusahaan pelat
merah memperoleh pendapatan sebelum diaudit mencapai Rp 1,51 triliun.
§ Di
periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,61 triliun.
Informasi
:
§ Direktur
Utama Antam Tedy Badjruman mengatakan peningkatan ini karena naiknya penjualan
emas.
§ Selain
emas, feronikel menjadi penyumbang terbesar kedua pendapatan perseroan.
3. Kesimpulan
Inferensi / Implikasi
Pada
berita ini mengandung kesimpulan yang Implikasi, karena penulis melibatkan
dirinya secara langsung dengan mewawancarai Teddy Badjruman dalam keterbukaan
di Bursa Efek Indonesia, Jumat, 29 Januari 2015.
4. Menguji
data
§ Cara
menguji data :
a. Kesaksian
Pada
berita koran yang berjudul “Antam Raih Penjualan Bersih Rp 10,55 Triliun”
berdasarkan pendapat dari Direktur Utama Antam Tedy Badjruman dalam keterbukaan
informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (29/01) yang terdapat pada paragraf 2
mengatakan peningkatan ini karena naiknya penjualan emas. Komoditas tersebut
menyumbang pendapatan Rp 7,31 triliun. “69 persen dari total penjualan
bersih,”ujar
Tedy dan paragraf 4 “Volume penjualan di kuartal empat tercatat sebesar 5.255 Tni
dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar 6.923 Tni.”kata
Tedy.
b. Autoritas
§ Direktur
Utama PT Antam (paragraf 2)
c. Observasi
Cara
menguji data, penulis menggunakan teknik wawancara untuk mengumpulkan
Informasi, sehingga penulis melakukan wawancara dengan :
§ Direktur
Utama PT ANTAM
Sumber : www.TEMPO.CO.id
Sumber : www.TEMPO.CO.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar